POTENSI KEBERAGAMAN ETNIK DALAM MEWUJUDKAN HARMONISASI SOSIAL DI KOTA KUPANG

Zainur Wula

Abstract


Perbedaan  etnik dan latar belakang sosial budaya merupakan suatu kenyataan kehidupan sosial  dan merupakan anugerah Tuhan yang terbesar bagi kehidupan umat manusia. Potensi keragaman etnik yang besar dapat memberi dampak positif dalam meningkatkan persatuan serta mewujudkan pembangunan kesejahteraan hidup umat manusia. Dalam kenyataan  potensi etnik selalu djadikan  kepentingan politik tertentu yang melahirkan konflik dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji  potensi etnik yang berbeda-beda  dapat mewujudkan harmonisasi sosial    Kota Kupang. Teknik analisis secara deskriptif, menafsirkan dan menguraikan hasil wawancara, observasi dan diskusi group, referensi  dan teori terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi keberagaman etnik merupakan  modal dasar dalam mewujudkan harmonisasi sosial di Kota Kupang. Potensi etnik juga  bisa berdampak negatif jika tidak dikelola secara baik  menimulkan konflik sosial budaya. Kota Kupang pernah mengalami konflik keagamaan dan etnik. Pengelolaan keragaman  etnik  yang sangat baik dengan mengakomodir seluruh potensi dari berbagai wilayah Nusa Tenggara  Timur yang ada di Kota Kupang  dan nilai-nilai kearifan lokal  dapat mewujudkan harmonisasi  sosial.  Modal sosial yang dimiliki masyarakat adalah ikatan  Paguyuban, kelompok arisan berdasarkan etnik, wilayah, kepulauan, Kecamatan dan marga.


Full Text:

PDF

References


Anonim. 2010. Profil Kota Kupang, BPS Kota Kupang

Bahar, Safruddin, 1995, Elite dan Etnik Serta Negara Indonesia, Prisma No.4, April-Mei, Jakarta: LP3ES

Barnes, RH., (1987) “Avarice and Iniquity at the Solor Fort”, Bijdragen, tot de taal, Land en Volkenkunde No.143:208-236

Barth, Fredrik., 1996, Kelompok Etnik dan Batasannya, Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Biro Pusat Statistik Kota Kupang, tahun 2010, 2011, Sensus Penduduk Kota Kupang

Berger, P.L. (1985). Humanisme Sosiologi. Cetakan Pertama. Diterjemahkan oleh Daniel Dhakidae. Jakarta: Penerbit Inti sarana Aksara.

Berger, P.L. and Luckman, T. (1985). The Social Construction of Reality. 11st Edition. Great Britain: Cox & Wyman Ltd.

Eriksen, Tomas H., 1993, Ethnicity & Nationalism, Anthropological Perspectives, USA Pluto Press

Enloe, Cyntia, 1973, Ethnic Conflic and Political Development, Boston, Litle Brown & Co

George, Ritzer,. (1973). Sociology: A Multiple Paradigm Science: 2 7, 24 30, 91 92, dan 142. Boston: Allyn and Bacon Inc.

Gertz Clifford, 1983, Abangan, Santri dan Priyayi dalam Masyarakat Jawa, Jakarta, Penebit Pustaka Jaya.

Glazer, N and Moynihan D.P, 1964, (eds) 1975, Ethnicity, Theory and Experience , Cambridge, mass-Harvard University Press

Hale, Henry, 2004, Explaining Ethnicity, dalam Comparative Political Studies. Vol 37 No 4 May 2004

Koenig, Mathias, 1999, Democratic Governance in Multicultural Societies, Social Conditions for The Implementation of International Human Right through Multicultural Policies. Dalam Management of Social Transformation. Edisi 11 Februari 1999

Liliweri, Aloysius, 2001, Komunikasi Antar Budaya, Jakarta, Sinar Harapan

……………………….2005, Prasangka dan Konflik, Yagyakarta: Lkis Lipset (ed).,

Parson,. Talcot,1957, The Distributions of Power in American Society, World Politics, hal 140.

…………., 1974, The Systems of modern Sociaties , Englewood Cliff, NJ: Prentince hall.Inc.

Simmel, Georg, 1955, Conflict, trans. Kurt H. Wolf : The Web of Group –Affiliations,trans, Reinhard Bendix, New York, The Free Press.

Shils, Edward., 1957, Primordial, Personal; Sacred, and Civil Ties, The British Journal of Sociology, 8, hal 130.

Sularto, 1991, Budaya Sumba jilid I II dan III, Jakarta, Penerbit Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Susanti Emy Hendrarso, 2005, Penelitian Kualitatif Sebuah Pengantar, Jakarta, Kencana Prenada Media Group.

Stuart A. Schegel, 1996, Penelitian Grounded dalam Ilmu-ilmu Sosial, diperbanyak oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Van den Bergher, P, 1967, 1978, Race and Ethnicity : a Sociobiological Perspective, Ethnic and Racial Studies,4,pp,401-11

Weber, Max, 1920, Class, Status, Party, hal 186-195, dalam from Max Weber : Essay in Sociology , di edit dan diterjemahkan oleh Gerth H. dan Charles Wright Mills, New York, Oxford University Press, 1958.




DOI: http://dx.doi.org/10.52423/jns.v7i1.22248

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Zainur Wula

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Principal Contact:

Rety Reka Merlins, S.Sos., M.A

E-mail: retyrekamerlins@gmail.com

Phone Number: 082349935865

Editorial Office:

Laboratory of Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Halu Oleo University

Building 2nd Floor, Green Campus, H.E.A. Mokodompit Street, Kendari City, Postal Code: 93232

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License